Merasa anaknya telah hilang, ibu korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian. Dari hasil rekaman CCTV yang ada di lokasi, petugas mendapatkan gambar seorang perempuan paruh baya yang membawa korban pergi.
"Usia sekitar 50 tahunan, pakai baju warna pink sama kerudung merah atau cokelat gitu, saya nggak jelas. Tapi banyak yang ngomong pakai kerudung merah sih. Mukanya juga nggak jelas, soalnya pakai kaya penutup muka gitu," paparnya.
Menurut Aprilina, sang anak yang memiliki wajah imut dan berambut ikal itu, tidak mudah mengikuti orang asing yang tidak dikenalnya. Karena itu ia mengira korban diberi iming-iming sesuatu yang membuatnya mau pergi bersama pelaku.
"Di masjid itu kan dia ketakutan sama orang. Nggak tahu kenapa mungkin dia dikasih beli jajanan kali sama ibu-ibu itu, makanya nurut," ungkapnya.
Suasana masjid saat itu diakui Aprilina tidak begitu ramai orang. Warga yang berada di lokasi juga mengaku tak melihat adanya gerak-gerik mencurigakan dari pelaku. Namun ada saksi yang menyebut pelaku pergi keluar bersama korban dengan berjalan kaki. "Ada orang yang lihat, tapi jalan kaki," ujarnya.
Aprilina berharap polisi dapat segera menemukan buah hatinya sehingga dapat berkumpul lagi dengan keluarga.