Pasca-Tsunami, Pariwisata Banten Terus Menggeliat

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Selasa 16 April 2019 07:50 WIB
Menpar Arief Yahya (Foto: Kemenpar)
Share :

SERANG - Pasca-bencana tsunami Selat Sunda beberapa waktu lalu, aktivitas sektor pariwisata di Provinsi Banten, khususnya wisata pantai, mulai menggeliat. Hal ini tercermin dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di sejumlah hotel berbintang, yang mulai dipenuhi wisatawan.

Menurut data BPS, pada Januari 2019 TPK hotel berbintang mencapai 49,92 persen. atau turun 2,03 poin dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 51,92 persen. Namun pada Februari mencapai 53,31 persen, atau naik 3,39 poin dibanding bulan Januari.

"Pada Januari mengalami penurunan karena masih dampak tsunami di wilayah Pandeglang dan Kabupaten Serang. Namun pada bulan Februari 2019, hotel-hotel di sekitar wilayah tersebut sudah kembali didatangi wisatawan, terutama wisatawan domestik, yang terlihat pada libur hari raya Imlek," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, Bambang Widjonarko, beberapa waktu lalu.

Faktor lain yang memicu peningkatan TPK hotel adalah peran serta pemerintah. Berbagai instansi, Kementerian serta lembaga negara juga gencar menggelar berbagai kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sejak awal tahun di Banten.

Untuk TPK hotel bulan Maret pun diperkirakan akan mengalami peningkatan. Mengingat adanya hari libur keagamaan di bulan Maret 2019, yakni hari raya Nyepi. Mesikipun diakuinya hari libur tersebut diprediksi tidak akan mampu mendongkrak kenaikan TPK secara signifikan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya