Juga hari Minggu, sedikitnya tujuh anak tewas dan 10 lainnya terluka ketika sebuah mortir yang tadinya tidak aktif ternyata meledak di provinsi Laghman, Afghanistan Timur.
Para pejabat mengatakan para korban bermain-main dengan mortir tersebut dekat ibu kota provinsi, Mehtarlam.
Seorang juru bicara pemerintahan provinsi, Assadullah Dawlatzai, mengatakan investigasi sedang berlangsung untuk mengetahui bagaimana anak-anak tersebut menemukan mortir dan mengapa mortir itu meledak. Dia mengatakan semua korban berusia di bawah 15 tahun.
Baca Juga: Perang dengan Taliban, 2 Tentara AS dan 1 Pasukan Khusus Afghanistan Tewas
(Fiddy Anggriawan )