Perkuat Legitimasi Demokrasi, Masyarakat Diimbau Tak Golput

Fahreza Rizky, Jurnalis
Rabu 17 April 2019 01:31 WIB
Ilustrasi Pemilu (foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus menyerukan seluruh elemen masyarakat menggunakan hak pilihnya alias tidak golput pada Pemilu 2019. Pasalnya legitimasi demokrasi akan kuat jika tingkat partisipasi masyarakat tinggi.

Organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus terdiri dari HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, IMM, KMHDI, dan HIKMAHBUDHI. Mereka mendorong penyelenggaraan Pemilu 2019 bersih dan damai.

Baca Juga: PDIP Sebut Isu Delegitimasi Penyelenggara Pemilu Bikin Angka Golput Tinggi 

Ketua Umum HMI Saddam Al Jihad mengatakan, perhelatan pemilu ini adalah momentum untuk merayakan demokrasi dari rakyat oleh rakyat. Karena itu, agenda demokrasi harus menciptakan kebahagiaan sekaligus kemenangan bagi rakyat.

"Sementara itu ada pihak yang mendorong people power bukan bagian dari demokrasi. Sebab, people power dan demokrasi berbeda," kata Saddam dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Menurut Saddam, siapa pun yang menang di Pemilu ini adalah kemenangan rakyat. Karena itu, dia mengharapkan semua pihak-pihak yang berupaya membuat kekacauan agar mengurungkan upayanya.

"Saya juga meminta jangan sampai kita golput karena suara milenial adalah suara penentu keberlanjutan Republik Indonesia," jelas Saddam.

Sementara itu, Ketua Umum GMNI Robatullah K Jaya meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaksanakan Pemilu 2019 yang damai dan netral. Di samping itu, Robatullah juga mengharapkan tidak ada lagi perpecahan antar masyarakat pasca pemilu.

"Kami mengimbau rakyat Indonesia menjaga persatuan serta mendorong upaya yang sudah dijanjikan dilakukan dan cita-cita proklamasi. Selain itu, sebagaimana kita ketahui 17 April ini merupakan pesta demokrasi terbesar karena pemilihan caleg dan presiden sehingga perlu dijaga kondusivitasnya," kata dia.

Dalam konferensi pers ini, Cipayung Plus juga membacakan deklarasi pemilu damai. Menurut Ketua Umum GMKI Korneles Jacob, deklarasi ini dibacakan sebagai upaya Cipayung Plus menciptakan Pemilu yang umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Cipayung Plus, lanjut Korneles, merasakan bahwa Pemilu adalah sarana terwujudnya kedaulatan rakyat, di mana setiap warga negata memiliki hak untuk menentukan wakil dan pemimpin mereka. Dengan kata lain, pemilu menjadi pilar penting bagi terwujudnya demokrasi sebagai proses politik rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Korneles kemudian membacakan sikap Cipayung Plus dengan diikuti oleh delapan ketua umum organisasi kemahasiswaan itu.

"Pertama, mendesak KPU dan Bawaslu dari tingkat pusat sampai daerah sebagai penyelenggara Pemilu menjaga netralitas secara mutlak dan menjaga integritas," kata dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya