Pelaku Bom Bunuh Diri di Sri Lanka Masih Satu Keluarga

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Rabu 24 April 2019 11:35 WIB
Petugas memeriksa Hotel Shangri La di Kolombo, Sri Lanka usai terjadi ledakan. Foto/Reuters
Share :

Penyelidik mengatakan bahwa mereka belum mengetahui apakah abang-adik itu saling berhubungan dengan para pengebom bunuh diri lainnya di Sri Lanka.

Negara itu diguncang enam serangan bom. Gelombang serangan pertama terjadi selama kebaktian Paskah yang sibuk di gereja-gereja di kota-kota Kolombo, Negombo dan Batticaloa.

Kemudian bom meledak di tiga hotel mewah di Kolombo; Kingsbury, Shangri La, dan Cinnamon Grand.

Kelompok itu juga merencanakan serangan lain di hotel keempat, tetapi bom gagal meledak atau pelaku memutuskan untuk tidak melakukannya, kata sumber kepolisian.

“Apa yang telah kita lihat dari rekaman CCTV adalah bahwa semua pelaku bom bunuh diri membawa ransel yang sangat berat. Ini tampaknya perangkat kasar yang dibuat di skala lokal,” kata sumber itu.

Serangan bom menewaskan 321 orang, termasuk 39 warga negara asing, dan lebih dari 500 terluka. Sri Lanka telah menyatakan keadaan darurat.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya