Meski demikian, pihaknya secara sukarela mengumpulkan iuran dari masing-masing anggota untuk disalurkan kepada petugas yang tertimpa musibah. Termasuk kepada yang meninggal santunan diberikan kepada ahli warisnya.
"Kita patungan masing-masing kemudian nanti diberikan kepada yang meninggal. Ini sifatnya pribadi, bukan institusi KPU. Jadi kita iuran berapa aja, nanti hasilnya kita berikan untuk santunan kepada yang meninggal, sakit, keguguran, dan sebagainya," katanya.
Baca Juga : Cerita Keluarga Petugas KPPS yang Gugur Usai Mengawal 'Pesta Demokrasi' di Bekasi