UGM Teliti Penyebab Meninggalnya Ratusan Petugas Penyelenggara Pemilu 2019

krjogja.com, Jurnalis
Kamis 09 Mei 2019 16:40 WIB
Dekan TIga Fakultas UGM saat Memaparkan Penelitian yang Akan Dilakukan Terkait Kematian Petugas Pemilu 2019 (foto: Herminanto/KRJogja)
Share :

Erwan Agus mengungkap keprihatinan mendalam dan belasungkawa pada keluarga para petugas yang meninggal dunia. Namun, dia menyebut, kondisi itu tak lantas bisa digunakan untuk mendelegitimasi hasil pemilu 2019 seperti yang disuarakan beberapa pihak belakangan ini.

“Meninggalnya itu kan tidak masif, tidak dirancang dan terjadi di berbagai tempat di Indonesia dari total hampir 6 juta petugas. Jika ada yang meninggal maka pekerjaan bisa dirampungkan oleh petugas lainnya hingga prosesnya selesai, ini tak jadi alasan pemilu tak terselenggara dengan baik," kata Erwan pada wartawan, Kamis (9/5/2019).

"Jangan sampai meninggalnya petugas pemilu digoreng pihak-pihak tertentu lalu menjadi alasan mendelegitimasi hasil pemilu. Ini yang mendorong kami turun tangan memahami apa yang menyebabkan petugas meninggal dan kita deseminasikan pada masyarakat,” sambungnya.

Dekan Fakultas Kedokteran UGM Prof Ova Emilia, menambahkan, pihaknya merasa terpanggil untuk ikut dalam penelitian tersebut setelah melihat banyaknya korban dari penyelenggara pemilu. Menurut dia, kajian tersebut bisa dijadikan bahan pembelajaran sekaligus acuan sehingga kedepan tak terjadi lagi hal serupa karena Indonesia terus akan melewati pemilu lima tahunan.

“Harus ada SOP ke depan agar syarat pemeriksaan kesehatan bukan hanya syarat dalam selembar kertas, tapi baik fisik maupun mental benar-benar dipastikan. Sebab penyakit itu ada direct dan indirect, pemicu dan penyebab utama," tutur Ova.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya