KEBUMEN - Jumlah korban kecelakaan di air di Kabupaten Kebumen cukup memprihatinkan. Sejak Februari hingga Mei 2019, tercatat sebanyak 16 kejadian dengan 20 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.
Data korban kecelakaan di air disampaikan Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, Senin (20/5/2019). Menurutnya, di bulan Februari, kejadian kecelakaan di air yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kebumen tercatat 5 kejadian dengan 6 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang.
"Peristiwa di bulan Februari terjadi di Pejagoan dengan 1 korban meningal dunia, di Tamanwinangun 3 korban meningal dunia, di Jlegiwinangun 1 korban meninggal dunia, di Desa Totogan 1 korban meninggal dunia, dan 1 orang hilang dalam peristiswa kecelakaan di laut di Pantai Tegalretno," jelas Heri.
Di bulan Maret, tercatat 4 kejadian dengan 4 korban meninggal dunia, yakni di Pejagatan dengan 1 korban meninggal dunia, di Kuwarasan 1 korban meninggal dunia, di Pantai Pedalen 1 korban meninggal dunia, dan 1 korban meninggal dunia di Pantai Setrojenar. "Untuk bulan April, hanya ada 1 kejadian, yakni di Pantai Setrojenar dengan 1 korban meninggal dunia," lanjut Heri.