Mengenal Musamus, Rumah Semut Kaya Filosofi Sekaligus Daya Tarik Festival Crossborder Sota

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Senin 27 Mei 2019 10:11 WIB
Foto: Kemenpar
Share :

MERAUKE – Apa sih unik yang bisa dijumpai di Merauke, Papua? Salah satu jawabannya adalah Musamus atau rumah semut. Ada waktu yang tepat untuk menikmati Musamus, yaitu saat Festival Crossborder Sota 2019 pada 14-16 Juni nanti.

Festival Crossborder Sota 2019 akan berlangsung di Lapangan Pattimura, Distrik Sota, Merauke. Semut yang dimaksud ialah rayap jenis Macrotermes Sp. Musamus. Di Merauke, Musamus dapat dijumpai dengan sangat mudah. Bahkan, sudah bisa dijumpai di sekitar Bandara Mopah.

Musamus berbentuk seperti gundukan tanah. Namun gundukannya menjulang hingga 2 kali tinggi orang dewasa. Di dalamnya hidup jutaan koloni semut.

“Musamus ini luar biasa. Merauke dan Sota semakin terlihat indah dengan kehadiran Musamus. Yang jelas, fenomena Musamus harus dieksplorasi saat berkunjung ke festival ini,” tutur Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Ricky Fauziyani.

Musamus terbuat dari tanah bercampur dengan rumput kering dan liur semut sebagai perekatnya. Musamus dilengkapi lubang ventilasi. Aliran udara yang bagus, otomatis menjaga kestabilan suhu ruang. Kehidupan semut di dalamnya pun tidak terpengaruh cuaca dari luar, baik panas maupun hujan.

Dengan bahan utama tanah, Musamus tahan dari jilatan si jago merah. Musamus juga bisa menahan berat beban berat seperti tubuh manusia.

“Musamus mengajarkan bagaimana membangun rumah yang ideal. Sirkulasi udara dan cahaya alami jadi prioritas. Hal ini tentu akan menghemat penggunaan energi,” jelas Ricky lagi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya