KPAI Temukan Anak dari Tasikmalaya Ikut Aksi 22 Mei karena Diajak Guru Ngaji

Fadel Prayoga, Jurnalis
Senin 27 Mei 2019 17:44 WIB
Konferensi pers KPAI. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)
Share :

JAKARTA – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra mengatakan, pihaknya menemukan sekelompok anak di bawah umur dari Tasimalaya, Jawa Barat, ikut dalam aksi kerusuhan 21 dan 21 Mei 2019 karena diajak guru mengajinya. Namun, ia tak menyebut ihwal jumlah detail yang terlibat pada unjuk rasa tersebut.

"Yang dari Tasik itu kan ada guru ngaji yang bawa, yang dari Bekasi itu diduga inisiatif dia," ujarnya di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Selain berasal dari Jawa Barat, lanjut dia, pihaknya juga menemukan ada anak di bawah umur yang berasal dari Lampung. Mereka mengaku ikut aksi lantaran terjebak dalam unjuk rasa berujung kepada perusakan dan kericuhan tersebut.

"Dia putus sekolah kemudian kerja di Tanah Abang. Saat kerusuhan dia terperangkap di situasi itu," katanya.

Ia mengimbau kepada seluruh tokoh agama untuk memberikan anjuran kepada seluruh jamaah agar tak terlibat ke dalam agenda politik praktis. Sebab, kegiatan itu kian menjurus ke dalam peristiwa kerusuhan atau kericuhan.


Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya