"Jadi anggota yang menembakan peluru karet saya tarik dengan tujuan mundur saling memback-up. Ketika saya lari HT saya jatuh saya kelilit dengan tali HT sehingga pas saya jatuh tulang saya sudah bunyi, batu menimpa saya waktu itu," terang Ibrahim.
"Alhamduliah ditolong sama anggota, saya lihat massa sudah dekat ke arah saya, tapi ditarik. Sehingga pas saya lari posisi tangan saya sudah sepertinya lepas (dislokasi bahu). Saya dipapah sama anggota gitu saja waktu kejadian," tutupnya.
(Awaludin)