Tjahjo menilai, faktor birokrasi menjadi salah satu penyebab sektor pariwisata tidak bisa berkembang. Ia pun mencontohkan bagaimana pariwisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan tak berkembang karena persoalan birokrasi yang rumit tersebut.
"Jembatan Suramadu itu pemprov ngurusi, Pemko Surabaya ngurusi, Bangkalan juga ngurusi masih tambah Badan Otoritas Jembatan Suramadu. Banyangkan hanya manajemen Rp80 miliar berapa anggaran untuk badan otoritas. Pegawainya ada berapa," sambungnya.
"Batam itu juga tumpang tindih, di Pemko Batam, provinsi, dan badan otoritas. Makanya mau dipangkas Presiden Jokowi itu birokrasi," tandasnya.
(Salman Mardira)