Mengenal Snap Mor, Tradisi Tangkap Ikan Masyarakat Biak yang Dilestarikan

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Rabu 03 Juli 2019 12:01 WIB
Foto: dok Kemenpar
Share :

Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Turbey Onisimus Dangeubun menambahkan, Snap Mor adalah bentuk rasa syukur atas berkah Tuhan berupa kekayaan laut yang melimpah. Sebelum acara berlangsung, masyarakat diminta untuk tidak menangkap ikan dalam bentuk apapun selama 3 bulan terakhir. Sehingga, ketika acara Snap Mor digelar, diharapkan peserta akan mendapat hasil lebih banyak.

“Beberapa hari sebelum Snap Mor berlangsung, kita juga sudah menggelar ritual khusus. Tapi karena ini sifatnya hiburan, maka ritual itu dilakukan secara terpisah. Artinya tidak ditampilkan ke publik,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty menuturkan, Biak mempunyai seni dan kebudayaan yang beragam. Salah satunya seni menangkap ikan secara tradisional Snap Mor. Kegiatan ini semakin memperlihatkan keberadaan pariwisata Indonesia dari sisi lain, yakni budaya.

“Kita melihat bahwa kekuatan budaya sangat menonjol, sehingga sangat layak untuk dipelihara dan dilestarikan. Nuansa budaya juga harus lebih dikentalkan lagi. Apalagi, Biak memiliki toleransi beragama yang kuat. Sehingga, bisa membawa kenyamanan pada wisatawan yang datang,” bebernya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menjelaskan, kegiatan Snap Mor semakin menambah semarak Festival Biak Munara Wampasi 2019. Event tahunan ini semakin dikenal wisatawan, bukan hanya nusantara tetapi juga mancanegara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya