Terduga Teroris di Magetan Punya Peran Penting di JI

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Kamis 04 Juli 2019 13:26 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto : Puteranegara Batubara/Okezone)
Share :

JAKARTA – Mabes Polri masih menyelidiki seorang terduga teroris SA, yang ditangkap di Magetan, Jawa Timur, kemarin. Polri menyatakan pengungkapan di Magetan terkait penindakan sebelumnya yakni penangkapan pentolan Jamaah Islamiyah (JI) Para Wijayanto dan beberapa lainnya.

"Sedang didalami. Ini kaitannya dengan pengungkapan 5 tersangka kelompok JI dengan amirnya yang ditangkap di Bogor kemarin. Ini masih ada kaitannya. Masih kita dalami,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Terduga teroris yang ditangkap di Magetan tersebut merupakan pengusaha kulit. Dedi mengatakan, SA memiliki peran penting dalam organisasi JI.

"Salah satu yang ditangkap di Jawa Timur itu merupakan tokoh penting di jaringan JI ini. Nanti akan disampaikan perannya," tuturnya.

 

Dedi mengungkapkan, saat ini JI tengah membangun kekuatan di Tanah Air. Hal ini dimulai dari membangun ekonomi organisasi. Jika secara ekonomi sudah cukup kuat, kata Dedi, nantinya dapat jadi modal untuk membentuk negara khilafah.


Baca Juga : Densus 88 Tangkap Pengusaha Kulit Terduga Teroris di Magetan

"Organisasi JI ini perlu disampaikan ini sedang membangun kekuatan, sedang membangun basic ekonomi. Kalau dia sudah kuat tujuan akhirnya dia adalah pembentukan negara khilafah ya," ucapnya.

Dedi menjelaskan, kelompok JI membangun kekuatan perekonomian dengan memanfaatkan sektor perkebunan, yakni dari bisnis kelapa sawit. Pihaknya pun menyelidiki perkebunan di sejumlah daerah Kalimantan dan Sumatera.

Baca Juga : Rekam Aksi Teror Para Wijayanto Si Pentolan Jamaah Islamiyah di Indonesia

"Basic ekonomi yang dia bangun. Dia mengembangkan kebun kelapa sawit. Ini sedang di dalami. Ada di beberapa titik di Sumatera dan Kalimantan sedang didalami," ujarnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya