Media Diminta Update Informasi Bencana Langsung ke BPBD Sepeninggal Sutopo

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 08 Juli 2019 12:45 WIB
Kapusdatinmas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho semasa hidup (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Para jurnalis alias awak media diminta langsung menghubungi Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait untuk meng-update segala informasi ikhwal penanganan bencana. Imbauan itu disampaikan pasca-berpulangnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatinmas) BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Namun, hal itu sifatnya hanya sementara waktu.

Ya, sebelum Sutopo wafat, awak media memang kerap mendapat informasi kebencanaan dari Pusat Data, Informasi, dan Humas (Pusdatinmas) BNPB lewat grup WhatsApp ataupun media lainnya.

Kepala Bidang Humas BNPB, Rita Rosita, mengaku tidak bisa berbicara banyak mengenai teknis peristiwa gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang terjadi di Maluku Utara (Malut). Ia mempersilakan awak media langsung mengonfirmasi langsung Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Kalau memang perlu monggo silakan berhubungan dengan BMKG. Kalau kita ditanyai teknis seperti ini, nanti kami menjelaskannya juga kurang paham," ucap Rita saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Sementara itu, Rita mengaku belum mendapat informasi lanjutan dari BPBD setempat perihal perkembangan penanganan pasca-gempa bumi 7,0 magnitudo di Malut kemarin malam. Ia meminta awak media menghubungi langsung Kalaks BPBD setempat.

"Menyangkut perkembangan akibat gempa kemarin, kami belum dapat laporan dari daerah apa saja kerusakan, estimasi kerugian, jumlah korban, sampai sekarang belum kami terima," tuturnya.

"Kalau teman-teman media ingin mengetahui lokasi di lapangan nanti kami berikan (kontak) Kalaks BPBD-nya untuk sampaikan informasi update. (Pusat informasinya) di daerah," sambung Rita.

Sekadar informasi, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas (Kapusdatinmas) BNPB, Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu 7 Juli 2019, pukul 02.20 waktu setempat atau 01.20 WIB. Ia meninggal akibat penyakit kanker paru-paru yang diidapnya.

Kendati sakit, Sutopo selalu bersemangat menjalankan tugas sebagai pemberi kabar kebencanaan di Tanah Air. Bahkan ia dijuluki pahlawan kemanusiaan oleh banyak orang atas jasa semasa hidupnya.

Saat ini, jenazah Sutopo sudah dikebumikan di kampung halamannya di Boyolali, Jawa Tengah. Prosesi pemakaman didahului upacara kenegaraan dan upacara kematian adat Jawa berupa Brobosan untuk menghormati jasa almarhum.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya