JATIM –Setiap purnama pada bulan Kasada, masyarakat Tengger menggelar ritual Yadnya Kasada di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Tahun ini, puncak Upacara Yadnya Kasada dipusatkan di Pura Poten, Kamis (18/7) dini hari.
Sejak Rabu sore, satu per satu perwakilan desa dari seluruh kawasan Tengger hadir membawa ongkek. Umumnya, ongkek berisi aneka hasil bumi sebagai persembahan atau sedekah. Hal ini sebagai bentuk perwujudan rasa syukur dan terima kasih terhadap leluhur dan Sang Pencipta.
Ritual tahunan ini membuat kawasan Gunung Bromo pun menjadi lautan manusia. Tak hanya suku Tengger, banyak juga masyarakat sekitar dan wisatawan yang hadir. Sebagian dari pengunjung bahkan mendirikan tenda-tenda dan bermalam di sana. Beberapa di antaranya juga membuat perapian untuk mengusir dingin.
Keramaian pengunjung ini dimanfaatkan warga untuk mengais rezeki dengan menggelar dagangan di sekitar lokasi. Jadilah semacam pasar malam yang mayoritas diisi pedagang kuliner. Salah satu sumber menyebut, jumlah pedagang tahun ini membludak dua kali lipat dibanding tahun lalu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Yadnya Kasada merupakan event besar, khususnya bagi umat Hindu Tengger.