BANDUNG - Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu, Hendri Deratama mengatakan berdasarkan pantauan pergerakan seismograf masih terjadi tremor antara 1,5 hingga 2 milimeter, dan fluktuatif cenderung menurun .
Sebelumnya, kata dia, pada pukul 04.00 WIB pergerakan seismograf masih menunjukkan angka 30 milimeter. Dengan demikian, tremor cenderung mengalami penurunan.
"Masih tremor menerus 1,5-2 milimeter dominan 2 milimeter lah. Ini fluktuatif menurun," kata Hendri di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu, seperti dilansir Antara, Sabtu (27/7/2019).
Namun sekitar pukul 09.05 WIB seismograf sempat menunjukkan terjadinya gempa tektonik. Walaupun demikian, kata dia, posisi terjadinya gempa masih belum diketahui.
Baca juga: BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Erupsi Tangkuban Parahu
Menurut dia, kemungkinan pergerakan seismograf yang menunjukkan gempa itu terjadi di luar wilayah Kabupaten Subang dan terekam oleh seismograf.