BERAWAL dari sebuah mimpi untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bau menyengat akibat tumpukan sampah, Adi Saefullah Putra justru menemukan jalan untuk turut melestarikan lingkungan sekaligus memberdayakan para pemulung dan pengepul sampah di sekitar Kota Makassar. Bersama beberapa orang teman, mahasiswa S2 Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasasar ini menciptakan perusahaan teknologi digital Mall Sampah.
Mall Sampah seperti halnya dengan ojek online yang dapat mempermudah calon penumpang mendapatkan driver bepergian ke suatu tempat. Hanya saja, Mall Sampah melibatkan pengepul sampah dengan masyarakat yang ingin menjual sampah daur ulang. “Jadi, dengan aplikasi digital Mall Sampah para pengepul atau kolektor sampah tidak perlu bersusah payah mencari sampah daur ulang, demikian pula masyarakat, baik produsen sampah rumahan atau instansi dapat dengan mudah menjual sampah,” jelas Adi kepada Okezone.
Caranya mudah, setelah sampah daur ulang yang akan dijual terkumpul, buka website mallsampah.com. Isi alamat sesuai domisili, lalu pilih pengepul yang diinginkan. Setelah itu, hubungi pengepul yang sudah dipilih. “Jika sudah tersambung, Pengepul terdekat akan datang untuk menjemput sampah yang akan dijual. Sebelumnya sampah akan dicek dan ditimbang baru kemudian terjadi transaksi jual beli,” terang Adi.
Diakui beberapa pengepul sampah, keberadaan Mall Sampah sangat membantu pekerjaan mereka menjadi lebih efektif dan efisien. “Sangat, sangat terbantu dengan adanya aplikasi yang dibuat adi dan teman-temannya ini semoga ke depan sistemnya lebih baik lagi,” jelas Herman, salah satu mitra Mall Sampah yang berlokasi di Kelurahan Pampang, Panakukang Kota Makassar.
Berkat keberadaan Mall Sampah bahkan tidak sedikit pengepul sampah yang tadinya menggunakan gerobak sekarang sudah bisa cicil kendaraan dan yang awalnya bekerja sendirian kini sudah memiliki anak buah belasan orang. Kini Adi dan teman temannya pun semakin percaya diri dan optimis bahwa perjuangan mereka berdampak bagi peningkatan kesejahteraan para mitranya yakni para pemulung dan pengepul sampah.