Dalam konferensi pers yang dilansir Reuters, Selasa (6/8/2019), Wali Kota El Paso, Dee Margo mengatakan bahwa Presiden Donald Trump akan mengunjungi kota itu pada Rabu. Margo meminta agar kunjungan di tengah perdebatan kontrol senjata yang memecah belah tidak dipolitisasi.
Menyusul terjadinya penembakan di El Paso, Trump mengatakan bahwa warga AS "harus mengutuk rasisme, kefanatikan dan supremasi kulit putih". Dia juga menyalahkan internet dan video game yang dia anggap mendorong kekerasan.
BACA JUGA: Pelaku Penembakan Massal Texas Terinspirasi Serangan Masjid di Christchurch
Pada Senin, warga di El Paso membawa salib yang mewakili masing-masing korban ke situs peringatan yang berkembang di dekat toko lokasi penembakan.
Di hari yang sama, sebuah acara peringatan untuk mengenang korban tewas termuda dalam insiden itu, Javier Rodriguez, 15 tahun, digelar pada malam hari di sebuah stadion sepak bola sekolah menengah di pinggiran El Paso. Acara itu dihadiri ratusan guru, teman-teman dan kerabat Hernandez.
(Rahman Asmardika)