Untuk penanganan Karhutla, Dedi menjelaskan, pihaknya akan berfokus kepada wilayah Kalimantan, baik Kalimantan Tengah, Barat dan juga Timur. Pasalnya, wilayah-wilayah itu masih memiliki kekeringan yang cukup tinggi.
"Saat ini dari Polda Kalbar sudah saya kontak, soalnya banyak hotspot di Kalbar. Kita belum dapat info lebih lanjut. Polda kalbar sudah berapa dilakukan penindakan," terangnya.
"Baik ditingkat polres maupun provinsi untuk melakukan patroli secara terpadu hotspot yang rawan karhutla demikian juga Kalteng Satgas terus melakukan patroli terpadu. Secara umum terjadi penurunan untuk penindakan pelaku karhutla," tutur Dedi.
Baca Juga: Warga Buka Lahan dengan Sistem Tebas Bakar, 9 Titik Panas Terpantau di NTT
(Fiddy Anggriawan )