Kini pesta demokrasi telah selesai, tapi Anies tetap menjalani roda pemerintahan di DKI Jakarta sebatang kara tanpa pendamping alias jomblo. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera yang mengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 telah sepakat mencalonkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub.
Kedua nama itu telah dikirim ke DPRD DKI Jakarta untuk dipilih dalam rapat paripurna pemilihan jabatan orang nomor 2 di Ibu Kota. Tidak lama berselang, jajaran Parlemen Kebon Sirih bergerak membentuk panitia khusus.
Tugas pansus dalam menyusun draf tata tertib pemilihan wagub mandek. Hal itu terjadi lantaran proses Rapat Pimpinan Gabungan DPRD DKI Jakarta untuk mengesahkan draf tersebut selalu mengalami penundaan akibat beberapa pimpinan dewan tidak hadir.
(Arief Setyadi )