SURABAYA - Untuk menciptakan situasi yang kondusif pasca adanya insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan 10, Surabaya, Jatim, puluhan akun penyebar hoaks di media sosial (medsos) ditakedown atau dihapus oleh polda Jatim.
Sebab banyak masyarakat yang terprovokasi atau terpancing emosi dengan menyebarnya berita bohong alias hoaks. Salah satu berita bohong yang menyebar di medsos mengenai ditangkapnya puluhan mahasiswa asal papua oleh Polrestabes Surabaya.
Disamping itu, juga tersebar kabar ada salah satu mahasiswa papua yang menjadi korban akibat insiden di asrama papua Surabaya. Padahal kabar tersebut tidak benar sama sekali alias hoaks.
Baca juga: Polri: Demo di Papua dan Papua Barat Telah Berakhir