"Sudah sah menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI sudah final, NKRI harga mati termasuk Papua dan Papua Barat," ujar Wiranto.
Sebab itu, Wiranto membeberkan lazimnya referendum itu disampaikan oleh satu negara terjajah yang pada saat diminta pilihan itu merdeka atau bergabung dengan negara penjajah.
"Tapi Papua dan Papua Barat ini kan wilayah yang sah dari republik Indonesia. Jadi, saya kira referendum itu sudah tidak lagi perlu untuk dikemukakan lagi," ujarnya.
Baca Juga: Wiranto Sebut 3 TNI, 4 Polisi dan 2 Warga Jadi Korban Kerusuhan di Deiyai Papua
(Arief Setyadi )