Kisah Sedih Anak Adopsi di Australia, Disiksa dan Dipaksa Tidur di Kontainer

, Jurnalis
Sabtu 07 September 2019 09:14 WIB
Ilustrasi. (Foto/Shutter Stock)
Share :

PERTH – Seorang anak perempuan yang diadopsi oleh warga Australia Barat mengalami penyiksaan, bahkan dipaksa tidur di sebuah kontainer.

Di pengadilan, terungkap gadis yang menjadi korban masih berusia sekitar 12 tahun saat mengalami pelecehan.

Melansir ABC News, Jumat (6/9/20190 pasangan yang mengadopsi anak itu memiliki beberapa anak lain, termasuk anak perempuan adopsi lainnya, tetapi gadis itu diperlakukan sangat berbeda dengan anak-anak tersebut, termasuk dilarang menonton televisi dan mengikuti acara keluarga.

Beberapa tetangga mengaku mereka melihat kadang-kadang gadis itu duduk sendirian di semak-semak, berdiri di tengah hujan selama berjam-jam atau berlari berkeliling di padang rumput, dan dipaksa mandi di ember di luar rumah dan melakukan apa yang digambarkan sebagai pekerjaan fisik "keras", seperti mencabuti rumput.

Selama tiga bulan di musim dingin, gadis itu dipaksa tidur dan dikunci di kontainer pengiriman yang ada di properti mereka dan dia mengaku tidak diberi selimut.

Gadis itu mengaku dirinya dipukuli dengan barang-barang seperti raket tenis dan selang karet dan juga dilecehkan secara verbal.

"Aku ingin membunuhmu sekarang ... kepalamu akan hancur," makian yang pernah dikatakan wanita itu.

Pergi ke sekolah bau pesing

Pengadilan mendengar pada hari pertama gadis itu masuk sekolah, ibu angkatnya memberi tahu gurunya bahwa dia akan berbuat onar dan akan merepotkannya - komentar yang dia ulangi kepada kepala sekolah.

Tetapi dalam kesaksian mereka di persidangan, guru dan kepala sekolah menggambarkan anak itu sebagai anak yang "bahagia, ceria, cerdas dan ingin berprestasi", dan mengatakan pada akhir sekolah setiap hari dia akan menjadi cemas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya