Mayoritas Korban Kecelakaan di Tol Jagorawi Mahasiswa

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Minggu 15 September 2019 20:29 WIB
Foto Ilustrasi shutterstock
Share :

BOGOR - Mayoritas korban kecelakaan tunggal minibus di ruas Tol Jagorawi KM 36, merupakan mahasiswa. Mereka diketahui mempunyai industri herbal di Perumahan Griya Katulampa, Kota Bogor.

"Jadi mereka itu banyakan mahasiswa dari macem-macem kampus ada yang di IPB, UI sama Pakuan Bogor. Di sini ngontrak di beberapa rumah nah yang di sini itu tempat mereka usaha produk herbal ada kebunnya juga," kata salah satu warga, Tita Rosita kepada Okezone, Minggu (15/9/2019).

 Baca juga: Korban Kecelakaan di Tol Jagorawi Hendak Pergi Ibadah ke Serpong

Tita pun mengaku terkejut mendapat kabar bahwa rombongan mereka yang ingin pergi beribadah di daerah Serpong itu mengalami kecelakaan. Terlebih, beberapa korban sempat sarapan di warungnya yang berada di samping rumah industri tersebut.

"Kaget saya, pagi tadi itu Abraham (korban meninggal) sempet ke sini beli sarapan sebelum mereka berangkat. Tapi tumben, pas dia mau beli itu kebetulan nasi uduk saya abis karena tadi lagi ramai. Biasanya saya sisain jadi beli jajanan aja," paparnya.

 Baca juga: Daftar Nama-Nama Korban Kecelakaan di Tol Jagorawi

Ia tidak menyangka bahwa Abraham termasuk satu dari tiga korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Tita juga mengungkapkan mereka adalah mahasiswa yang dikenal pintar.

"Gak nyangka saya, mereka kecelakaan, pagi pada nyarap di sini. Mereka itu pinter-pinter," ungkap Tita.

Seperti diketahui, kecelakaan tunggal menimpa kendaraan APV bernomor polisi F 1196 DH di Tol Jagorawi. Peristiwa itu terjadi pada ruas KM 36+600 dari arah Bogor, pagi tadi.

Akibatnya, 3 orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan 6 lainnya mengalami luka-luka. Polisi menduga kecelakaan tersebut disebabkan pecah ban belakang bagian kanan sehingga mobil terguling.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya