Kasino di Apartemen Robinson, Bagaimana Disiapkan dan Bisa Terbongkar?

, Jurnalis
Kamis 10 Oktober 2019 08:09 WIB
Pengungkapan kasus perjudian di Apartemen Robinson, Jakarta Utara. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)
Share :

Bagaimana Polisi Mendeteksi Kasino?

Menurut Argo, polisi mengetahui keberadaan kasino tersebut berdasarkan informasi dari penghuni yang curiga atas peningkatan aktivitas di apartemen.

"Pemain judi bukan dari penghuni apartemen. Di basement parkir, biasanya sepi dan tidak ada orang, tapi tahu-tahu ramai, banyak orang menggunakan lift," kata Argo.

Di apartemen yang dibangun pada 1996 ini, hanya tersedia empat lift bagi penghuni, salah satunya adalah lift barang.

Lift ini hanya cukup untuk delapan orang, sehingga sejumlah orang merasa lift ini terlalu ramai dalam beberapa hari belakangan, padahal biasanya lancar.

"Akhirnya polisi tanya sama orang-orang (yang tinggal di apartemen)," kata Argo, "Ada seorang teman pejudi yang memberi kita informasi."

Siapa Pengembang Apartemen Robinson?

Apartemen Robinson dibangun oleh PT Putra Mas Simpati dan dihuni oleh sekira 200 orang yang tinggal di Tower A dan B. Ketika BBC Indonesia berusaha menghubungi nomor perusahaan seperti yang tertera di situs pencarian Google, telepon justru tersambung ke sebuah ruko yang berada di kompleks apartemen.

Dua nomor lain yang tercatat atas nama perusahaan tersambung ke sebuah perusahaan printer dan tidak terdaftar.

Apartemen ini sepertinya "bermasalah dari sisi keamanan". Saat BBC Indonesia berkunjung, terdapat pengumuman yang ditempelkan oleh Pemerintah Kota Jakarta di pintu lobi bahwa apartemen ini tidak memenuhi keselamatan kebakaran.

Tercatat Joko Widodo juga pernah melakukan inspeksi terhadap apartemen ini pada 2013 ketika masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Saya mau lihat kondisi apartemen. Fasilitasnya tidak terpenuhi, contohnya listrik. Kabel-kabelnya tidak pada posisi standar. Jelas berbahaya," kata Jokowi saat itu.

Kemudian saat itu basement apartemen yang seharusnya dipakai untuk tempat parkir justru diberi sekat-sekat dan dijadikan indekos. Fasilitas olahraga juga diubah menjadi tempat ibadah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya