Bersama Kapolres Tomohon AKBP Raswin Sirait dan Wali Kota Tomohon Jimmy Eman, Kapolda bertemu Novel si terduga pembakaran asrama.
Di hadapan Kapolda dan Wali Kota, Novel mengaku kaget bisa terjadi kebakaran di asrama yang dihuninya. Ia pun bercerita, saat di kamar sendirian, dirinya sengaja bermain api.
Baca juga: Wisma Indonesia di KBRI Bangkok Kebakaran, DPR Minta Kemlu Investigasi
"Pas cuma main-main, pas bakar kertas biasa, pas mau kontak macis, langsung terbakar. Pas mau buang langsung kena busa. Busa langsung terbakar. Tiba-tiba tidak mau padam, takut, jadi langsung keluar. Dengar kebakaran, samua langsung lari keluar," ujar Novel.
Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) jurusan arsitek yang masuk tahun 2018 mengaku ada yang mau coba padamkan api, namun karena telanjur besar, akhirnya semua lari keluar bangunan.
Baca juga: Kebakaran di Gedung Pelni Diduga Kuat Akibat Korsleting Listrik
Saat ditanya bagaimana suasana kampus dan Kota Tomohon, pria asal Biak Papua ini menjawab bahwa di kampus ia tidak aktif belajar dan sering pulang ke asrama. Ia pun mengakui jika hidup di Kota Bunga Tomohon itu enak.
"Enak hidup di Sulawesi Utara, Tomohon, Minahasa, orangnya baik-baik, ramah-ramah," ucapnya.