Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua

Edy Siswanto, Jurnalis
Sabtu 26 Oktober 2019 10:37 WIB
Ilustrasi korban penembakan. (Foto: Shutterstock)
Share :

JAYAPURA – Tiga warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ketiganya adalah Rizal (31), Herianto (31), dan La Soni (25).

Mereka ditemukan pada Jumat 25 Oktober di lokasi tersebut dalam kondisi luka tembak di kepala dan luka sayat akibat senjata tajam di sekujur tubuh.

Baca juga: 4 Anggota KKB di Aceh Tewas Ditembak, Polri: Sudah Dibuntuti Sejak Awal 

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto menyebut kelompok separatis pimpinan Lekagak Telenggen adalah dalang dari penembakan ini.

"Kita duga kelompok separatis OPM pimpinan Lekagak Talenggen yang kembali melakukan teror kepada masyarakat sipil. Sangat disayangkan, padahal ketiga korban adalah tukang ojek yang selama ini bekerja melayani warga setempat untuk transportasi masyarakat di wilayah Distrik Sugapa," kata Eko, Sabtu (26/10/2019).

Baca juga: KKB yang Baku Tembak dengan Polisi di Aceh Pimpinan Abu Razak 

Ia menjelaskan, penemuan ketiga jenazah pertama kali dilaporkan oleh salah seorang caleg terpilih, Titus Kobogau, yang dihadang dan ditodong KSB saat akan menjemput seorang gembala Gereja Kingmi di Kampung Pugisiga, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, pada sekira pukul 11.00 waktu setempat. Saat itu Titus sempat melihat ketiga korban telah meninggal di tempat.

"Saksi menduga ketiga korban baru saja dieksekusi setengah jam sebelumnya. Oleh kelompok tersebut, Titus kemudian diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan menyampaikan kabar kepada Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni dan Deki Belau (tokoh pemuda) tiba di TKP dan segera mengevakuasi jenazah para korban menuju Puskesmas Sugapa," jelas Eko.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya