MERANGIN - Akses jalan yang tak bisa dilalui mobil, diduga menjadi penyebab Martini meninggal dunia, setelah melahirkan dan mengalami pendarahan. Martini harus di tandu keluar desanya untuk di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kolonel Abunjani, Jumat (15/11).
Kepala Desan Rantau Bayur Kecamatan Muara Siau, Rudianto mengatakan, peristiwa tragis ini terjadi setelah Martini melahirkan secara normal bayi kembar di rumahnya. Namun, pendarahan akibat persalinan normal, membuat bidan desa merujuk ke rumah sakit.
Namun, akses jalan di desanya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga Martini dibawa menggunakan tandu dengan menyelusuri jalan sepanjang tiga kilo meter untuk bisa menembus sampai ke Desa Teluk Sikumbang.
Pasalnya Desa Teluk Sikumbang menjadi desa yang bisa dilalui kendaraan roda empat, dan tepat pukul 06.00 WIB, Martini baru bisa di bawa ke rumah sakit umum Bangko.
"Martini warga saya yang meninggal usai melahirkan secara normal di rumahnya, dan sempat mendapatkan pertolongan medis namun akibat pendarahan tidak tertolong lagi," kata Kades Rudianto.