Diakuinya, bahwa akses jalan menuju desanya belum bisa di lalui kendaraan roda empat, akibat dari pembangunan jembatan menuju desanya.
"Akses jalan belum bisa di lalui roda empat, dan terpaksa warga saya harus di tandu dan berjalan kaki sepanjang 3 kilometer harus di tempuh selama 2 jam. Pukul 11.00 WIB Martini dinyatakan meninggal dunia," sambungnya.
Dua anak kembar yang dilahirkan, saat ini dirawat keluarga almarhumah dan dalam kondisi sehat. "Untuk anaknya saat ini di rawat keluarganya, dan kondisinya sehat," pungkasnya.
(Awaludin)