JAKARTA - Korban gusur di Sunter Jaya asal Madura, Siti (24) hanya bisa termenung dengan menatap bangunan rumahnya yang sudah hancur berkeping-keping.
Siti pun bercerita kepada Okezone, Rabu (20/11/2019). Awalnya ia hanya mengira pembongkaran yang dilakukan oleh Pemprov DKI hanyalah isu, namun, tak disangka pada akhirnya tempat tinggal yang milikinya dibongkar secara tiba-tiba.
"Katanya tempat ini enggak jadi dibongkar, tau-taunya digusur secara mendadak," kata wanita yang berprofesi sebagai pengelola sampah plastik itu.
Baca juga: Wali Kota Jakut: Tak Ada Kericuhan saat Pembongkaran 25 Lapak di Kawasan Sunter Jaya
Kata Siti, penggusuran yang dilakukan pada Kamis 14 November 2019 lalu itu bentrok dengan petugas Satpol PP, lantaran ingin mempertahankan rumahnya masing-masing. Selain itu, ia pun tidak menginginkan jika tempat tinggalnya diganti menjadi rumah susun. Pasalnya, ia mempunyai usaha yang mencukupi kebutuhan sehari-hari.
"Kalau diganti rumah rusun kita enggak mau, kan kita merantau dan usaha di sini untuk dikirim ke kampung," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.