Sebelum melakukan penggerebekan pihak berwenang telah melakukan pengintaian selama satu bulan setelah mendapat keluhan dari masyarakat.
Kamar yang dijadikan kantor itu memiliki penjaga keamanan di setiap lantai serta hanya dapat diakses melalui kartu.
“Kami menyita sekitar 8.230 ponsel, 174 laptop, dan 787 komputer,” kata Datuk Khairul Dzaimee Daud.
“Beberapa petugas kami terluka setelah sebuah kelompok orang menyerang dan mencoba menerobos barikade kami,” lanjut dia.