CIREBON - Kabupaten dan Kota Cirebon merupakan salah satu daerah tertua di Jawa Barat. Daerah yang berjuluk 'Kota Wali' ini memiliki banyak sekali tempat bersejarah. Biasanya, tempat-tempat bersejarah tersebut dikeramatkan oleh masyarakat sekitar.
Jika sebuah tempat ada yang sudah dikeramatkan, maka tidak jarang tempat tersebut akan dianggap menyimpan kisah-kisah berbau mistis. Salah satu diantaranya adalah objek wisata Situs Plangon.
Situs Plangon merupakan objek wisata sejarah yang berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di tempat ini terdapat dua buah makam tokoh Cirebon, yakni makam Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan. Dengan adanya kedua makam tersebut, akhirnya membuat masyarakat sekitar mengkramatkan Situs Panongan. Selain itu, di Situs Panongan juga terdapat ratusan ekor kera yang dipercaya sudah ada sejak lama di sana.
Sangking angkernya situs ini, berhembus sebuah kabar tentang sepasang kekasih, yang mengalami 'dempet' atau 'gancet', setelah melakukan hubungan intim di Situs Plangon. Informasi tersebut kemudian menyebar dari mulut ke mulut hingga membuat heboh masyarakat Cirebon dan sekitarnya. Fenomena 'gancet' sendiri ialah keadaan di mana penis terjepit di dalam vagina ketika berhubungan intim.
Kebenaran dari cerita di atas hingga kini belum diketahui dan masih menjadi misteri. Berangkat dari hal tersebut, Okezone pun mencoba menelusuri serta mencari tahu, fakta-fakta dibalik cerita tersebut.
Salah seorang warga Cirebon yang ditemui Okezone, bernama Rizki Hidayat mengaku, bahwa dirinya sempat mendengar kabar tentang adanya sepasang kekasih yang mengalami 'gancet', setelah melakukan hubungan intim di Situs Panongan. Namun, ia sendiri tidak mengetahui secara pasti mengenai cerita tersebut.
"Saya dulu pernah dengar cerita itu. Kalau tidak salah, waktu itu saya masih SMP. Saya sebatas pernah dengar saja ceritanya," kata Rizki saat berbincang dengan Okezone.
Di tempat yang berbeda, seorang warga Cirebon bernama Lela berpendapat, jika kejadian 'gancet' yang dialami sepasang kekasih pada saat itu terjadi, karena mereka melakukan perilaku yang tidak senonoh di tempat keramat. Menurutnya, hal tersebut merupakan hukuman atas perbuatan mereka.
"Sepertinya itu gara-gara berbuatnya di tempat keramat. Kan, Mereka enggak mengghormati penghuni di sana, " tutur Lela.
Mendengar jawaban Lela, Okezone pun berinisiatif untuk mendatangi lokasi Situs Panongan tersebut. Di sana, Okezone berusaha menemui Kuncen Situs Panongan, agar bisa mendapatkan informasi lebih rinci terkait cerita mistis tersebut.