"Gak pernah. Selama saya di sini gak pernah lihat. Itu orang gelo aja kali, buat kabar-kabar seperti itu," sambungnya.
Si ibu tersebut kemudian menyuruh untuk bertanya langsung kepada si Kuncen Situs Plangon. Keesokan harinya, Okezone berkesempatan untuk bertemu Kuncen Situs Plangon. Ia bernama Hasan.
Hasan menjelaskan, bahwa kisah tersebut adalah bohong dan tidak pernah terjadi. Menurutnya, kisah itu mungkin sengaja dibuat-dibuat oleh para pengunjung yang datang ke Situs Plangon.
Lebih lanjut Hasan menuturkan, Situs Plangon merupakan tanah yang dimiliki oleh Keraton Kanoman. Di Situs Panongan ini, memang dijadikan sebagai tempat wisata dan ziarah.
"Itu tidak pernah terjadi. Kabar bohong saja. Itu hanya isu. Di sini hanya untuk wisata dan ziarah saja," tegasnya.
Dirinya menambahkan, kalau kejadian kecelakaan yang sering terjadi di Batu Kursi, menurtnya itu adalah kehendak dari Tuhan dan memang sudah takdirnya.
"Itu kehendak saja dari Allah, " tambahnya singkat.
Hingga kini, kabar tentang "Gancet" tersebut masih belum bisa dibuktikan. Namun, kabar tersebut sukses untuk menjaga situs keramat tersebut dari kasus asusila para remaja tanggung. Alhasil, tempat keramat tersebut hingga kini tetap suci, dan jauh dari tangan dan perbuatan jahil remaja yang tak bertanggung jawab.
(Khafid Mardiyansyah)