"Pada saat dibawa ke rumah sakit nyawa tersangka tak tertolong," terang Eko.
Belakangan diketahui sabu tersebut dikendalikan oleh WN Nigeria berinisial AC yang merupakan narapidana di lapas Tangerang.
Eko mengakui bahwa jelang pergantian tahun peredaran narkotika meningkat. Untuk itu, pihak kepolisian bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi akan terus melakukan pencegahan.
"Kami sudah ada program tiap akhir tahun bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi. Sepanjang pelaku ditangkap di Indonesia maka akan gunakan hukum positif di Indonesia," tukasnya.
(Awaludin)