8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir
9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak 5 waktu.
10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya
Sementara, setelah aksinya terbongkar, Paruru berkilah kalau dirinya mengaku nabi kepada warga. Bahkan, ia tak pernah melarang puasa dan salat lima waktu. "Saya bersumpah, saya tidak pernah mengatakan kalau saya ini nabi atau rasul," ujar Paruru.
Baca Juga: Pria di Toraja Ngaku Nabi Terakhir dan Sebarkan Ajaran Sesat
(Arief Setyadi )