"Sudah 4 tahun lebih longsor, dan saya sudah lapor ke Kecamatan, tapi cuma di foto-foto doang. Terus saya langsung laporan ke anggota dewan waktu reses kemarin, sampai sekaranh belum ada tindak lanjut," kata Maryoto kepada Okezone di lokasi, Senin(9/12/2019).
Dia merasa resah, lantaran kondisi tembok penahan tebing yang berada persis di sisi belakang rumahnya hanya diganjal dengan karung berisi pasir seadanya. Tembok itu pernah tergerus longsor, beruntung tak ada korban jiwa saat kejadian.
"Kita resah, karena pernah lapor ke Kecamatan Pondok Aren, tapi hingga kini belum ada tindakan apa-apa," jelasnya.
Tembok penahan tebing itu dibangun cukup tinggi, yakni sekira 5 meter. Setelah diterpa longsor beberapa tahun silam, kini tebing tinggi itu hanya ditopang oleh tumpukan karung berisi pasir. Kondisi demikian sangat rawan, karena karung pasir tentu saja tak mampu membendung pergeseran tanah jika hujan lebat melanda.