Tanah Longsor di Sumbar, Sebuah Minibus Terjun ke Jurang Sedalam 35 Meter

Aini Lestari, Jurnalis
Selasa 10 Desember 2019 13:10 WIB
Bencana tanah longsor di jalur kendaraan kawasan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. (Foto: Aini Lestari/Okezone)
Share :

LIMA PULUH KOTA – Bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 04.15 WIB, Selasa (10/12/2019). Tanah longsor tersebut mengakibatkan satu minibus berjenis MPV terjun ke jurang sedalam 35 meter.

Tanah longsor itu terjadi di empat lokasi sepanjang jalur dari Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota; menuju Payakumbuh. Lokasi terparah berada di Pendakian 17, di mana material yang berasal dari bukit di sisi jalan setinggi lebih kurang 25 meter longsor diakibatkan curahan hujan.

Baca juga: Tinggal di Bawah Ancaman Longsor, Warga Tangsel Ngeluh ke Airin 

Material berupa tanah liat ini langsung menghantam empat kendaraan yang terdiri dari dua truk dan dua MPV yang sedang melintas di jalan. Bahkan, satu MPV langsung terdorong ke jurang bersama dengan sopir dan empat penumpangnya.

Aulia, sopir truk berpelat nomor BM-9257-DA yang terkena tanah longsor, mengatakan dirinya mengemudikan kendaraan besar tersebut dari Pasir Pangaraian menuju Bukit Tinggi. Ketika melintas di lokasi longsor, lalu lintas terjadi kemacetan.

"Tiba-tiba ada truk yang menyalip mobil saya, dan mobil itu terdorong material. Karena mobil itu berada di samping mobil saya, langsung mengenai mobil saya, dan mobil saya juga terdorong ke pinggir jurang. Untung saja ada tiang listrik sebagai penahan. Kalau tidak, saya dan mobil saya sudah langsung terjun ke jurang," paparnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca juga: 9 Penambang Emas di Pandeglang Terjebak Dalam Gua Akibat Banjir Bandang 

Aulia mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh, seperti lecet di pelipis mata kiri dan tangan. Namun, ia masih bersyukur selamat dari kejadian itu.

"Saya masih bersukur karena tidak sampai jatuh ke jurang. Kalau tadi jatuh ke jurang, mungkin sudah tidak terselamatkan lagi," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya