Seribu Lilin untuk Mahasiswi Bengkulu Korban Pembunuhan Sadis

Demon Fajri, Jurnalis
Sabtu 21 Desember 2019 00:16 WIB
Seribu lilin untuk mahasiswi di Bengkulu yang tewas dibunuh secara sadis (Foto : Okezone.com/Demon)
Share :

BENGKULU - Ratusan mahasiswa Universitas Bengkulu yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersama Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) wilayah Bengkulu, menggelar aksi solidaritas dan doa bersama untuk almarhumah Wina Mardiani (20).

Mereka menghidupkan 1.000 lilin dan memanjatkan doa bersama di depan foto mahasiswi semester V Universitas Bengkulu yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terkubur di belakang kosnya, pada Minggu 8 Desember 2019 silam.

Aksi solidaritas ini digelar pada Jumat 20 Desember 2019, sekira pukul 20.31 WIB bertempat di depan Monumen Ratu Samban, Simpang Lima, Kota Bengkulu.

Aksi ini digelar sebagai bentuk empati dan belasungkawa atas wafatnya sulung dari tiga bersaudara asal Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko itu.

Koordinator aksi, Riko Pran Junianto berharap peristiwa kelam seperti yang dialami almarhumah Wina tidak lagi terjadi di kemudian hari, khususnya di wilayah Bengkulu.

"Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini di Bengkulu. Aksi ini setidaknya bisa meredam duka dari keluarga yang ditinggalkan," kata Riko, Jumat (20/12/2019) malam.

Baca Juga : Truk Kontainer Meledak di Surabaya, 6 Orang Terluka

Seperti diwartakan, Wina Mardiani (20) mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu ditemukan meninggal dunia pada Minggu 8 Desember 2019 sore, sekira pukul 17.06 WIB.

Perempuan kelahiran, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, 23 Maret 1999 itu ditemukan tak bernyawa tidak jauh dari tempat kosnya atau sekira 100 meter. Tepatnya, di area rawa perkebunan sawit bekas persawahan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya