2. Joni Indo
Pria dengan nama lengkap Johanes Hubertus Eijikenboom itu terkenal sebagai pemimpin tim perampok Pasukan China Kota (Pachinko). Aksinyan yang meresahkan terjadi saat ia dan kelompoknya menjarah toko emas di Cikini, Jakarta Pusat dengan senjata api untuk mengancam penjaga toko. Namun, Johny Indo dan komplotannya hanya mengambil sebagian emas yang ada di toko.
Hasil penjualan emas itu ia bagikan kepada rakyat miskin. Johny Indo sengaja merampok orang kaya asing itu karena ia menanggap mereka telah mengambil harta Indonesia sehingga ia kembali merampasnya untuk rakyat miskin.
Walaupun tujuannya baik, Johny Indo tetap melanggar hukum dan ia harus menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan. Namun, ia dan komplotannya sempat kabur dari lapas dan kembali masuk bui.
Namun, kehidupannya berubah drastis setelah bebas dari penjara. Johny Indo menjelma sebagai aktor berperan menjadi dirinya sendiri. Kisah hidupnya sebagai perampok yang mementingkan rakyat, diadaptasi dalam film berjudul Johny Indo, pada 1987. Johny Indo juga memerankan belasan film lain.
Setelah pensiun dari industri hiburan, ia menjadi seorang pendakwah setelah mualaf . walaupun pernah pulang jalan kaki dan tidak dibayar, ia tidak mengeluh dan tetap ikhlas. Ketulusannya berbuah manis, ia mendapat job untuk berdakwah di perusahaan seorang pengusaha kaya. Tak hanya itu, ia pernah melakukan ibadah haji secara gratis menggunakan jet pribadi pangeran Arab, keturunan Raja Fahd.
Selain menjadi pendakwah, Johny Indo membuka usaha penjualan batu akik. Dari hasil jerih payahnya ini, Johny Indo pun bisa memberikan pendidikan tinggi untuk anaknya menjadi dokter dan ahli IT di Hongkong. Selain itu, Johny Indo pun memiliki yayasan bernama Johny Indo.