Baca juga: Densus Sita Jeriken Berisi Cairan, HP, dan Paspor dari Penggeledahan Warga Sleman
Untuk membahas lebih lanjut mengenai jaringan terorisme Internasional itu, Mahfud MD pun bertemu dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius, dan Direktur Jenderal Penaggulangan Terorisme Jepang Shigenobu Fukumoto.
Menurut Mahfud, masalah terorisme jaringan Internasional kini sudah menjadi kekhawatiran setiap negara. Pasalnya, para teroris telah menggunakan teknologi canggih, dan melibatkan perempuan serta anak-anak.
Kendati demikian, untuk bentuk kerjasamanya bagaimana dengan pihak Jepang, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut belum bisa menjelaskannya, karena masih akan terus dibahas.
"Jepang juga khawatir terhadap terorisme kan karena sekarang terorisme lebih canggih kan. Pertama melibatkan perempuan dan anak-anak, yang kedua transfer uangnya sudah melalui ini hape kayak gini smartphone," tutup Mahfud MD.
(Awaludin)