Andika kemudian memanggil Joni dan mengatakan ada darah di tembok. Setelah diintip, Joni juga melihat ada bercak darah, seketika itu juga Joni mengambil linggis dan membuka paksa kamar korban dan ternyata kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Joni kemudian menghubungi kepala lingkungan aparat kepolisian.
Saat ditemukan korban lelaki memegang sebilah pisau yang berlumuran darah dan telah mengering, korban menderita luka tikaman di dada kiri. Sedangkan istri korban menderita luka pada wajah dan leher. Di duga terjadi cekcok antara keduanya sehingga suami korban membunuh istrinya kemudian dia bunuh diri.
Kasat Reskrim Polresta Manado Tommy Aruan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk saat ini masih melakukan pendalaman tentang peristiwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara.
"Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit bhayangkara untuk dilakukan otopsi, nanti dari hasil otopsi kita akan menentukan penyebab kematian dari korban, waktu, dan dari situ lebih dalam lagi akan kami analisa sesuai apa yang terjadi,” ujarnya.
(Khafid Mardiyansyah)