PURWOREJO - Kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, menggegerkan masyarakat. Ratusan orang telah bergabung karena diiming-imingi penghidupan yang lebih baik dan gaji besar dalam bentuk dolar.
Namun, harapan yang dijanjikan Raja Toto Santoso (42) dan Ratu Fanni Aminadia (41), palsu belaka. Bahkan, keduanya kini harus berhadapan dengan aparat hukum karena diduga melakukan penipuan publik.
Keraton yang berdiri di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, kini ditutup. Meski demikian, masih banyak warga yang penasaran hingga berdatangan ke lokasi. Mereka ingin melihat dari dekat sekaligus mengabadikan dengan kamera ponsel.
"Saya tergabung dalam keanggotaan Keraton Agung Sejagat dikarenakan adanya iming-iming yang menjanjikan untuk mendapatkan honor upah atau gaji yang sangat besar," kata anggota Keraton, Setyono Eko Pratolo, Kamis (16/1/2020).