JAKARTA – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku tak setuju dengan usulan PDI Perjuangan (PDIP) yang ingin menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5%.
Menurut dia, angka ideal sebuah parliamentary threshold itu hanya 3%.
"3% gitu (idealnya-red)," kata OSO di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).
Ia menilai, usulan ambang batas parlemen 5% tak rasional karena dapat membatasi ruang gerak partai kecil dalam menjalani proses demokrasi.
"Jadi kalau semua yang dapat berilah angka yang reasonable, yang kira-kira semua partai bisa ikut serta," ujarnya.