TEGAL – Hujan deras menyebabkan banjir di delapan kecamatan di Tegal, Jawa Tengah. Banjir tersebut membuat akses jalan lumpuh.
Hingga hari ini genangan masih mencapai ketinggian 50 sentimeter di Desa Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Meski dikeluhkan warga, banjir justru jadi tempat bermain anak-anak.
Belasan anak terlihat memadati jalan untuk bermain air bersama teman-temannya. Apalagi, banjir terjadi bertepatan hari libur sekolah.
Orangtua anak-anak tersebut hanya ikut mengawasi dari kejauhan. Salah satu warga, Tati, mengatakan banjir terjadi sejak dini hari tadi.
"Semua akses jalan lumpuh," ucap Tati, Minggu (26/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Dia mengatakan belum ada bantuan dari pihat terkait. Warga kesulitan makanan.
"Kan kita enggak bisa ke pasar, jadi makan seadanya yang ada di rumah," ucapnya.
Seperti diketahui, banjir melanda Desa Yamansari, Kesuben, Balaradin, dan Kambangan di Kecamatan Lebaksiu serta Kelurahan Slawi Kulon dan Wetan di Kecamatan Slawi. Kemudian di Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Desa Tembok Lor, dan Adiwerna di Kecamatan Adiwerna.
Selanjutnya di Desa Pesayangan, Kecamatan Talang, dan Desa Tonggara, Kecamatan Kedungbanteng. Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, dan Desa Jatimulya, Kecamatan Surodadi.
(Hantoro)