Ketum PBNU: Gus Solah Banyak Berjasa Perjuangkan Hak Ulama

, Jurnalis
Minggu 02 Februari 2020 22:38 WIB
Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid (Foto: iNews TV)
Share :

JAKARTA - Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang, Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah wafat pada Minggu (2/2/2020) sekira pukul 20.59 WIB. Almarhum rencananya akan dimakamkan di Komplek Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada Senin 3 Februari 2020 sekira pukul 16.00 WIB.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya adik kandung mantan Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun telah meninggalkan kita semua kembali ke hadrotillah al mukarom Gus Solah Wahid Hasyim, seorang ulama pemangku Ponpes Tebuireng adik Gus Dur cucu pendiri NU," ucap Kiai Said dalam pesan suara yang diterima Okezone.

Kiai Said menyebut, Gus Solah telah banyak berjasa terhadap ulama termasuk dalam membesarkan Ponpes Tebuireng.

"Beliau telah banyak jasanya memperjuangkan hak ulama dan mengembangkan Pondok Pesantren Tebuireng," tandasnya.

Di samping sebagai ulama dan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, almarhum Gus Solah dikenal sebagai aktivis dan tokoh Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Dirinya pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di masa awal reformasi 1998.

Pada Pemilu Presiden 2004 lalu, Gus Solah juga mencalonkan diri sebagai kandidat wakil presiden mendampingi mantan Panglima ABRI Wiranto yang menjadi calon presidennya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya