JOMBANG - Sejumlah karangan bunga duka cita smeninggalnya KH. Salahuddin Wahid atau kerap disapa Gus Sholah, tampak menghiasi berjajar di sepanjang Jalan Irian Jaya, Cukir Jombang depan Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng.
Karangan bunga duka cita tersebut dari sejumlah tokoh mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, hingga Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
"Untuk konfirmasi siapa yang datang ya kita akomodir, nanti kita tempatkan di tempat yang disediakan. Siapapun boleh," ujar Ketua Pengasuh Ponpes Tebuireng laki - laki, Gus Iskandar saat ditemui Okezone, Senin (3/2/2020).
Terkait karangan bunga yang datang dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gus Iskandar belum mengetahuinya.
"Belum ada konfirmasi, Anies belum ada. Kiriman bunga siapapun boleh tanpa konfirmasi tetap kita terima. Insya Allah baru dua Jenderal Moeldoko dan Kapolda (Irjen Luki Hermawan)," lanjut Gus Iskandar.
Sebagai informasi, cucu pendiri Nahdatul Ulama sekaligus putra pahlawan nasional Kyai Wahid Hasyim, KH. Salahuddin Wahid menghembuskan nafas terakhir di usia 78 tahun pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, serelah menjalani perawatan di RS Harapan Kita Jakarta.
Ulama dan cendekiawan yang juga adik Presiden Ke-4 Republik Indonesia KH. Abdurrahman Wahid ini rencananya akan dimakamkan di kompleks Ponpes Tebuireng pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebelum dimakamkan rencananya, jenazah Gus Sholah akan disalatkan dan disemayamkan di masjid kompleks Ponpes Tebuireng selama dua jam.
(Awaludin)