Effendy mencontohkan, kasus mantan Wamen ESDM Archandra Tahar yang diketahui sebelumnya mempunyai dwi kewarganegaraan.
"Kita pun pernah mengalami ada menteri kemudian kita protes ke Pak Jokowi dan Pak Jokowi menyadari ada kesalahan, menteri ESDM waktu itu. Apapun catatannya, apalagi ini perbuatan yang jelas-jelas melanggar hukum di bidang teroris dan seterusnya," jelasnya.
Politisi PDIP itu mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang memberikan sinyal menolak untuk memulangkan WNI eks ISIS tersebut. Sehingga, ia meminta rencana pemulangan WNI eks ISIS itu dibatalkan.
"Sehingga kita berharap jangan lagi dilontarkan ke publik, sudahlah cukup, dan akan dilakukan evakuasi, biar kan mereka ada di luar sana," lanjutnya.
"Dan itu sudah keniscayaan, dinamika, dan konsekuensi tiap warga negara yang milih sebuah gerakan yang jelas-jelas bertentangan dengan ideologi kita, bukan hanya ideologi kita tapi juga bertentangan dengan nilai-nilai humaniter dunia," tambahnya.
(Awaludin)