"Dia bukan pelaku tunggal. Masih kita dalami yang di atasnya," kata JE Isir dalam konferensi pers di Medan.
Dia menjelaskan bahwa kejiwaan DIM sehat. Kendati demikian, polisi tetap akan memeriksa kejiwaan dalam proses penyidikan.
"Sehat. Enggak gila dia. Tapi nanti kita tetap periksa kejiwaannya," ujarnya.
Polisi menyita uang Rp770.000 dari DIM. Uang itu diduga sebagai imbalan atas aksinya menyobek lembar Alquran dan membuangnya ke jalan.
Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui tersangka DIM selama ini berprofesi sebagai buruh bangunan. Namun selama dua bulan terakhir tidak bekerja.