Setelah menembak perwira itu dan ibu mertuanya, Thomma diduga mencuri tiga senapan serbu dan dua senapan mesin dari gudang senjata di pangkalan itu, lalu mencuri sebuah truk tentara yang dibawanya ke sebuah kuil Budha, dan kemudian ke pusat perbelanjaan di tengah kota itu.
Setelah melakukan berbagai upaya selama beberapa jam, polisi akhirnya menembak mati Thomma, yang membarikade dirinya dengan sejumlah sandera di lantai dasar pusat perbelanjaan itu.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand Khongcheap Tantravanich mengatakan penembakan itu dapat merusak kepercayaan sebagian warga Thailand terhadap militer, tetapi menambahkan bahwa sebagian besar warga tidak menyalahkan institusi itu.
(Rahman Asmardika)